• 21

    Apr

    Jangan Larang Perempuan Untuk Meniti Karirnya

    Menikahi seorang perempuan yang menjadi pendidik (baca:guru) adalah salah satu kriteria yang pernah saya isi dalam lembaran proposal pernikahan. Kini 6 tahun lebih saya telah didampingi oleh perempuan yang berprofesi sebagai sebagai seorang guru matematika disebuah sekolah tingkat SMP di Bandar Lampung. Sebuah “do’a” yang dikabulkan oleh Allah SWT, disamping do’a-do’a lainnya yang pernah terbersit didalam angan jauh sebelum masanya siap untuk menikah, tentang kriteria perempuan dewasa yang juga menjadi salah satu kriteria yang sudah tersimpan dengan baik dalam memori sejak SMP. Postingan ini tidak hendak menceritakan bagaimana perjalanan pernikahan kami, dulu dan kini. Saya sekedar meyampaikan kepada sahabat semua, khususnya para lelaki yang kini berstatus s
  • 21

    Jun

    Jakarta Hentikanlah Pesonamu!

    Mungkin bagi sebagian besar penduduk Indonesia menjadikan Jakarta sebagai tujuan untuk mewujudkan segala impiannya, tapi tidak bagi saya. Sejak dahulu tidak terbersit untuk menjalani kehidupan dikota metropolitan ini, tetapi kenyataan berbicara lain, saya berjumpa dengan wanita pendamping hidup dijantung ibukota ini, begitu pula dengan pekerjaan yang sudah hampir 3 tahun ini saya geluti, sebuah hal yang patut untuk disyukuri. Kota Jakarta menyimpan berjuta cerita dari A sampai Z, sampai-sampai tak cukup kata untuk mengungkapkannya. Kota sejuta impian yang menjadi daya tarik kaum urban dengan segala keterbatasannya memaksakan kaki untuk melangkah dan berjuang. Terkadang terkesan konyol melihat kaum urban yang hanya bermodal nekat dalam meraih impian dikota Jakarta ini, tanpa dibekali kete
  • 22

    Dec

    Sentuhan Kasih Ibu (2)

    Ibu yang telah melahirkan kita telah begitu banyak mencurahkan kasih sayangnya untuk kita semua. Sampai-sampai proses menghadirkan kita kedunia ini mempertaruhkan keselamatan jiwanya. Seperti yang telah diutarakan pada postingan sebelumnya, tak ada satupun rasanya seorang laki-laki yang sanggup memikul beban dan tanggung-jawab yang melekat pada seorang ibu. Kesabaran dalam memperhatikan dan menjaga pertumbuhan anak-anaknya begitu terasa, kekhawatirannya ketika anak-anaknya mengalami sakit walaupun hanya ringan dan biasa terjadi pada anak-anak tak pernah luput dari sentuhan seorang ibu. Ibu dengan segenap kemampuannya telah menghantarkan kita untuk menjadi seperti saat ini, yang sudah mampu hidup mandiri, menjadi manusia cerdas, menjadi pemimpin bagi keluarga, masyarakat dan bangsa, menjad
  • 21

    Dec

    Sentuhan Kasih Ibu

    Sudah menjadi kebiasaan saya jika ingin bepergian keluar rumah, atau kembali dari bepergian selalu menyempatkan untuk mencium pipi kiri dan kanan ibu (mama) serta mencium tangan, begitu terasa nyaman bagi saya (tentunya bapak juga saya perlakukan hal yang sama). Peranan ibu dalam kehidupan rumah tangga tentu sangat dibutuhkan, bukan hanya sebagai pendamping seorang suami, tetapi juga menjadi tempat yang diharapkan lahirnya generasi-generasi penerus bangsa yang berkualitas, baik secara keilmuan dan keimanan. Bahkan peranan seorang ibu menentukan arah perjalanan bangsa ini, jika baik seorang ibu (wanita/perempuan) maka baiklah kondisi bangsa ini, juga sebalikanya. Bayangkan betapa dahsyatnya peranan seorang ibu/wanita dalam kehidupan kita, sampai-sampai menjadi indikator baiknya suatu neger
  • 9

    Nov

    Cicak & Buaya Dihari Pahlawan

    Dengan semangat patriotisme yang berkobar-kobar dahulu para pejuang negeri ini berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan nusantara tercinta dari tangan para penjajah yang telah bercokol selama berabad-abad. Dengan mengorbankan seluruh jiwa dan raga mereka mengusir penjajah dari negeri ini, bukan untuk sebuah gelar “pahlawan” apalagi mengharapkan pamrih kelak dimasa tua, serta beristirahat tenang ditaman makam pahlwan. Perjuangan yang telah mereka lakukan semata-mata hanya mengharap keridhaan-Nya, dan ingin mempersembahkan alam kemerdekaan bagi anak-cucunya kelak. Sehingga bisa berkarya untuk bangsa ini tanpa harus disibukan untuk memanggul senjata, cukup bagi anak-cucunya kelak mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa ini.
- Next

Author

Follow Me